Afiful Anshari, Alumni UMSU Penerima LPDP di University of Auckland
MEDAN – Perjalanan meraih mimpi seringkali membutuhkan keberanian, ketekunan, dan tekad yang kuat. Kisah Afiful Anshari, alumni Teknik Sipil UMSU angkatan 2015, adalah salah satu bukti nyata bahwa dengan persiapan matang dan semangat pantang menyerah, gerbang pendidikan kelas dunia dapat terbuka lebar. Kini, Afif sedang menempuh pendidikan Master of Earthquake Engineering di University of Auckland, Selandia Baru, sebuah pencapaian gemilang yang didukung penuh oleh Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Afif, sapaan akrabnya, menyelesaikan studi S1 di UMSU dalam waktu 3,5 tahun dengan predikat cumlaude. Sejak masa kuliah, ia sudah menunjukkan ketertarikan pada bidang earthquake engineering, sebuah minat yang kemudian membawanya pada penelitian tugas akhir dan berlanjut ke grup penelitian di bawah bimbingan dosennya. Pengalaman ini menjadi fondasi kuat yang mengarahkan langkahnya menuju studi lanjut di luar negeri.
Ketertarikan Afif untuk melanjutkan studi ke luar negeri muncul setelah ia banyak berinteraksi dengan orang-orang yang telah merasakan pengalaman pendidikan internasional. Mengikuti seminar dengan pembicara dari kampus-kampus top dunia semakin memicu keinginannya untuk mengikuti jejak mereka. Ia menyadari bahwa pengalaman global akan memberikan perspektif baru dan memperkaya pengetahuannya.
Beasiswa LPDP, yang dikenal sangat kompetitif, berhasil diraih oleh Afif melalui jalur reguler. Ia mempersiapkan diri dengan sangat matang, terutama dalam aspek kemampuan bahasa Inggris. Afif mengikuti kursus Basic to IELTS preparation dan melengkapinya dengan belajar mandiri. Bergabung dengan grup belajar yang memiliki tujuan serupa juga sangat membantunya dalam menjaga motivasi dan berbagi informasi.
Dalam menyusun study plan dan letter of motivation, Afif memiliki strategi khusus. Ia mencari isu-isu relevan di bidangnya yang ingin diangkat dalam esai, kemudian menyelaraskannya dengan format dan poin-poin yang diminta oleh program beasiswa. Memastikan bahwa isu yang diangkat sejalan dengan program-program pemerintah juga menjadi kunci penting. Ini menunjukkan pemahaman Afif yang mendalam tidak hanya pada bidang ilmunya, tetapi juga pada konteks kebijakan dan kebutuhan nasional.
Proses seleksi administrasi LPDP menuntut ketelitian tinggi. Afif menekankan pentingnya memastikan semua dokumen yang dilampirkan sudah benar dan sertifikat tes bahasa Inggris adalah yang resmi.
Afif memilih University of Auckland bukan tanpa alasan. Kampus ini merupakan universitas nomor satu di Selandia Baru dan memiliki reputasi global yang kuat, terutama untuk jurusan Teknik Sipil. Ia terkesan dengan kualitas dosen-dosen di sana, banyak di antaranya adalah murid dari ilmuwan Teknik Sipil terkemuka dunia. Program Master of Earthquake Engineering yang ditawarkan sangat detail, khususnya mengenai konstruksi tahan gempa, yang sejalan dengan peraturan ketat di Selandia Baru.
Perasaan Afif saat diterima di University of Auckland adalah rasa syukur yang mendalam. Ia menyadari bahwa keunggulan kampus tersebut beririsan langsung dengan kualitas pendidikan yang akan ia terima. Pengalaman pertamanya tiba di Auckland juga sangat menyenangkan; ia menggambarkan kota itu sebagai tempat yang indah, bersih, dan tertata dengan baik.
Sebagai mahasiswa internasional, Afif menghadapi tantangan terbesar dalam hal komunikasi dan memahami gaya berbicara bahasa Inggris dari berbagai negara. Namun, ia berhasil beradaptasi dengan cepat. Ia juga menemukan perbedaan signifikan dalam sistem pendidikan di Selandia Baru dibandingkan dengan Indonesia. Di sana, tidak ada sistem absen, dan nilai sepenuhnya didasarkan pada tugas serta ujian. Skala IPK juga berbeda, menggunakan skala 9, bukan 4 seperti di Indonesia.
Kehidupan sehari-hari di Auckland, meskipun biaya hidupnya cukup mahal, dapat disiasati dengan memasak sendiri. Afif menyarankan untuk membeli bahan makanan dan memasak di rumah. Ia juga mencatat bahwa minimarket dan toko-toko fashion cenderung tutup lebih awal di sana.
Afif membagikan tips terbaiknya untuk mendapatkan beasiswa LPDP yaitu persiapan jauh-jauh hari dan mencari teman seperjuangan untuk saling membantu dan memotivasi. Untuk esai, ia menyarankan untuk mencari isu yang relevan dan mengaitkannya dengan pengalaman pribadi agar lebih menarik. Sementara untuk wawancara, penting untuk memahami formulir yang sudah disubmit dan berlatih wawancara sebanyak mungkin. Kesalahan umum yang harus dihindari adalah dokumen yang tidak benar atau sertifikat tes bahasa Inggris yang tidak resmi.
Menurut Afif, skill yang wajib dikuasai untuk bersaing di kancah internasional adalah kemampuan bahasa Inggris dan mendalami bidang yang diminati. Ia termotivasi untuk terus belajar dan berkembang karena semakin ia berkembang, semakin banyak kontribusi yang bisa ia berikan. Definisi kesuksesan baginya adalah ketika seseorang bisa menjalankan kegiatan dunia tanpa melupakan akhirat.
Afif berpesan kepada mahasiswa UMSU yang ingin melanjutkan studi untuk tetap semangat dan menjaga motivasi. Untuk generasi muda Indonesia, ia menekankan pentingnya mencari lingkungan yang mendorong untuk menjadi lebih baik. Kisah Afiful Anshari adalah bukti bahwa dengan tekad dan persiapan yang tepat, mimpi studi di luar negeri dan meraih karir gemilang bukanlah hal yang mustahil.
Oleh: Fizna Adn
