UMSU Borong 6 Medali di Ajang Nasional Abdidaya Ormawa
Sabtu (6/12) adalah hari yang membanggakan untuk keluarga besar UMSU. Di puncak acara AbdiDaya Ormawa 2025 yang digelar di Universitas Muhammadiyah Malang, UMSU pulang dengan membawa enam medali sekaligus prestasi yang membuktikan bahwa mahasiswa UMSU tidak hanya unggul di ruang kelas, tapi juga mampu memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat.
Penghargaan yang diraih UMSU mencakup berbagai kategori strategis yang menunjukkan keunggulan dari berbagai aspek. Pertama, UMSU meraih Juara 1 Perguruan Tinggi Paling Inovatif—sebuah pengakuan bahwa kampus ini punya ekosistem yang mendukung inovasi mahasiswa secara sistematis.
Kedua, Assoc. Prof. Dr. dr. Humairah Medina Liza Lubis, M.Ked(PA)., Sp.PA dari FKIK meraih Juara 1 Dosen Pendamping Paling Inovatif. Ini membuktikan bahwa di balik kesuksesan mahasiswa, ada dosen yang konsisten mendampingi dan membimbing dengan pendekatan yang kreatif.
Ketiga, PK IMM FKIK berhasil meraih Juara 1 Tim dengan Hasil yang Dapat Diadopsi di Tingkat Nasional yang artinya program yang mereka jalankan punya kualitas dan skalabilitas yang cukup kuat untuk diterapkan secara luas.
Selain itu, ada juga dua medali Juara 2: HMJ Kesejahteraan Sosial FISIP untuk Perencanaan Keberlanjutan Paling Terukur, dan HMJ Pendidikan Akuntansi FKIP untuk Capaian Indikator Paling Komprehensif. Kedua penghargaan ini menunjukkan bahwa mahasiswa UMSU tidak hanya punya ide bagus, tapi juga mampu merencanakan dan mengukur dampaknya dengan baik.
Terakhir, mitra dari PK IMM FKIK meraih Juara 3 Mitra Paling Inovatif yang membukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa dengan pihak eksternal juga berjalan produktif dan inovatif.
Rektor UMSU, Prof. Dr. Agussani, MAP yang didampingi Wakil Rektor III, Dr. Rudianto, M.Si menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi ini. Menurutnya, keberhasilan ini bukan datang tiba-tiba, tapi hasil dari kolaborasi kuat antara mahasiswa, dosen pendamping, dan dukungan penuh dari institusi.
“Prestasi ini mencerminkan komitmen UMSU dalam membina organisasi mahasiswa yang mampu melahirkan inovasi berdampak luas bagi masyarakat,” ujar Prof. Agussani.
Dia berharap pencapaian ini bisa jadi motivasi bagi mahasiswa UMSU untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengambil peran strategis dalam menjawab tantangan sosial—baik di tingkat lokal maupun nasional. Buat Prof. Agussani, prestasi seperti ini harusnya jadi energi baru untuk terus mengembangkan potensi diri dan mengharumkan nama universitas di kancah yang lebih luas.
Rektor UMSU, Prof. Dr. Agussani, MAP yang didampingi Wakil Rektor III, Dr. Rudianto, M.Si menyampaikan apresiasi tinggi. “Prestasi ini mencerminkan komitmen UMSU dalam membina organisasi mahasiswa yang mampu melahirkan inovasi berdampak luas bagi masyarakat,” ujar Prof. Agussani. Dia berharap pencapaian ini bisa jadi motivasi bagi mahasiswa UMSU untuk terus berkarya dan berinovasi.
Dr. Rudianto melihat pencapaian ini sebagai indikator meningkatnya kualitas program pemberdayaan mahasiswa. “Pencapaian pada AbdiDaya 2025 menunjukkan bahwa mahasiswa kita mampu menerjemahkan pendekatan ilmiah ke dalam intervensi sosial yang berdampak nyata. Ini mencerminkan kedisiplinan akademik, ketepatan analisis kebutuhan masyarakat, dan integritas dalam menjalankan program.”
Ketua SRCC UMSU, Dr. Fatimah Sari Siregar, S.Pd., M.Hum menambahkan bahwa pencapaian ini adalah hasil konsistensi dalam pendampingan dan penjaminan mutu program. “SRCC melihat adanya kematangan metodologis yang kuat, dan ini menjadi modal penting untuk menghadapi tahapan final AbdiDaya.”
Keberhasilan UMSU di AbdiDaya Ormawa 2025 ini lebih dari sekadar kumpulan medali. Ini adalah bukti bahwa UMSU punya ekosistem yang sehat untuk mendorong mahasiswa berkontribusi nyata kepada masyarakat. Prestasi ini juga memperkuat reputasi UMSU sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada akademik, tapi juga aktif mendorong inovasi sosial yang berdampak luas.
Program-program pengabdian masyarakat yang terencana, terukur, dan berkelanjutan bukan lagi sekadar wacana, tapi sudah menjadi kenyataan yang dijalankan oleh mahasiswa UMSU. Dan yang terpenting, program-program ini tidak berhenti sebagai proyek sesaat, tapi dirancang untuk punya keberlanjutan dan dampak jangka panjang.
Bagi mahasiswa UMSU yang lain, prestasi ini harusnya jadi motivasi: kalau mereka bisa, kamu juga bisa. Yang dibutuhkan adalah komitmen, kolaborasi, dan kemauan untuk belajar dan terus berkembang.
