• Emailtemu@pjk-umsu.ac.id
  • AddressJl. Ampera Raya Gedung G Lt. 1 Medan - Kampus Utama UMSU
  • Open Hours9.00 - 16.00
  • Emailtemu@pjk-umsu.ac.id
  • AddressJl. Ampera Raya Gedung G Lt. 1 Medan - Kampus Utama UMSU
  • Open Hours9.00 - 16.00

Bukan Salah Jurusan, Tapi Nilai Lebih. Kisah Ahmad di PT Perkebunan Nusantara IV 

Medan – “Jangan takut untuk mengambil peluang kerja meskipun berbeda dari jurusan kuliah Anda.” Banyak lulusan merasa ragu melamar pekerjaan karena takut “tidak sesuai jurusan”. Perasaan itu wajar. Ahmad Siddiq Pohan pun sempat merasakannya. Lulusan Sistem Informasi UMSU 2023 ini kini bekerja sebagai Krani Teknik di PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV), sebuah posisi yang terlihat jauh dari latar belakang IT. 

Namun bagi Ahmad, perbedaan itu bukan penghalang. Justru di sanalah ia menemukan peluang. 

Setelah lulus, Ahmad aktif mencari pekerjaan dan mengikuti proses seleksi hingga akhirnya bergabung dengan PTPN IV pada 2024. “Saya melihat ini sebagai kesempatan untuk belajar dan membangun karier, meskipun tidak sepenuhnya sesuai jurusan,” ujarnya. 

Sebagai Krani Teknik, Ahmad bertanggung jawab pada pencatatan dan pengelolaan data teknik, penyusunan laporan, serta memastikan administrasi berjalan tertib dan akurat. Tantangannya cukup besar. Ia harus memahami istilah teknis perkebunan, sistem kerja lapangan, dan menghadapi volume data yang masih dikelola secara manual. 

“Dunia perkebunan sangat berbeda dengan latar belakang saya. Di awal, proses adaptasinya tidak mudah,” ungkapnya. 

Alih-alih menyerah, Ahmad memanfaatkan ilmu yang ia dapatkan selama kuliah. Kemampuan berpikir sistematis dan pemahaman sistem informasi ia gunakan untuk merapikan alur administrasi dan pencatatan data. Perlahan, ia mulai menjadi penghubung antara tim lapangan dan manajemen agar informasi tersampaikan lebih efektif. 

Upaya itu membuahkan hasil. Salah satu momen paling berkesan bagi Ahmad adalah ketika optimalisasi pencatatan administrasi yang ia lakukan mendapat apresiasi dari manajemen karena dinilai meningkatkan efisiensi pelaporan. 

Di titik ini, makna “bukan salah jurusan, tapi nilai lebih” menjadi nyata. Latar belakang IT yang berbeda justru menjadi keunggulan di lingkungan kerja yang mayoritas berlatar teknik perkebunan. 

Ahmad juga menilai peran UMSU sangat besar dalam membentuk dirinya. Menurutnya, kampus membekali mahasiswa bukan hanya dengan ilmu, tetapi juga pola pikir, disiplin, dan tanggung jawab. “Itu yang paling terasa manfaatnya ketika masuk dunia kerja,” katanya. 

Bagi mahasiswa dan alumni yang masih ragu melamar pekerjaan di luar jurusan, Ahmad berpesan agar tidak terlalu kaku dengan label. “Fokus pada bagaimana kita bisa berkontribusi. Setiap pengalaman adalah proses belajar,” ujarnya. 

Ia menekankan pentingnya kesiapan beradaptasi, komunikasi yang baik, serta kemauan untuk terus belajar. Dunia kerja, menurutnya, lebih menghargai nilai tambah dibanding sekadar kesesuaian jurusan. 

Bagi Ahmad, sukses bukan hanya soal jabatan atau gaji. Sukses adalah ketika bisa terus berkembang, memberi kontribusi nyata, dan bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. 

Kisah Ahmad Siddiq Pohan menjadi pengingat bahwa merasa salah jurusan adalah hal yang manusiawi. Namun, dengan sikap terbuka dan kemauan belajar, perbedaan justru bisa menjadi nilai lebih. 

Follow Instagram Ahmad di @ahmadsiddiq_phn untuk update perjalanan karirnya dan tips beradaptasi di dunia kerja! 

 

Oleh: Fizna Adn