• Emailtemu@pjk-umsu.ac.id
  • AddressJl. Ampera Raya Gedung G Lt. 1 Medan - Kampus Utama UMSU
  • Open Hours9.00 - 16.00
  • Emailtemu@pjk-umsu.ac.id
  • AddressJl. Ampera Raya Gedung G Lt. 1 Medan - Kampus Utama UMSU
  • Open Hours9.00 - 16.00

“PROBLEM SOLVING” : SEBUAH KETERAMPILAN PALING DIBUTUHKAN DALAM PEKERJAAN (Lufriansyah, SE, MAk)

Dalam kehidupan , kita seringkali dihadapkan dengan masalah. Biasanya permasalahan timbul akibat harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi. Misalnya, berharap nilai tinggi ternyata tidak tercapai, berharap tubuh selalu sehat ternyata penyakit datang, berharap dapat pekerjaan sesuai keinginnan ternyata tida dapat dan masalah lainnya. Bagi sebagian orang yang mampu mengendalikan dan memecahkan masalah, maka masalah itu dapat menjadi sebuah peluang untuk menemukan bahkan menciptakan sesuatu yang baru yang dapat bermanfaat bagi orang banyak.
Keterampilan seseorang dalam mengendalikan dan memecahkan masalah dikenal dengan sebutan “problem solving”, keterampilan ini merupakan salah satu hal yang paling penting dalam kehidupan bahkan di dunia kerja, problem solving kerap menjadi solusi agar sebuah masalah yang dihadapi dapat dipecahkan bahkan diantisipasi sebelum terjadi.
Seorang karyawan baru dengan karyawan yang sudah lebih 2 tahun bekerja akan memiliki cara berbeda dalam menanggapi masalah bahkan menyelesaikan masalah yang dihadapi di pekerjaan, misalnya sebuah perusahaan memberikan target penjualan kepada karyawannya namun ternyata tidak mencapai target penjualan, maka karyawan baru tadi akan memiliki kekhawatiran yang lebih besar dibandingkan karyawan yang sudah lama bekerja, sehingga dari contoh tersebut dapat kita simpulkan bahwa pengalaman juga berkaitan dalam mendukung penguasaan keterampilan problem solving. Semakin sering seseorang mendapatkan masalah, maka semakin ia akan mampu mengendalikan dan memecahkannya.
Problem solving menjadi sangat dibutuhkan karena akan mampu memberikan kualitas sumber daya manusia yang lebih unggul, tahan banting, tidak mudah menyerah, bahkan mampu mengendalikan emosinya dengan baik. Dengan pengalaman-pengalaman menghadapi masalah biasanya orang-orang yang menguasai keterampilan problem solving akan mampu menemukan dan menciptakan sesuatu penemuan baru baik berupa aturan, konsep bahkan sampai aplikasi. Misalnya aplikasi absensi “check clock” tentunya aplikasi atau alat ini tercipta karena ada permasalahan dalam kualitas kehadiran karyawan sehingga diperlukan alat kontrol dan pengawasan. Tidak hanya itu banyak lagi contoh penemuan-penemuan yang tercipta karena adanya masalah aplikasi transportasi online dan belanja online juga tercipta karena masalah.
Pengalaman untuk dapat menguasai keterampilan problem solving sebelum memasuki dunia kerja bisa didapatkan dengan mengikuti kegiatan-kegiatan di kampus atau bergabung dengan organisasi. Karena akan banyak akivitas yang dilaksanakan bersama orang-orang dengan karakter yang berbeda, sehingga memberikan pelajaran dan pengalaman dan mengasah keterampilan problem solving. Banyak strategi yang bisa dilakukan dalam problem solving, beberapa diantaranya yaitu menguraikan masalah dan dampak, mencari solusi dan alternatif, melakukan antisipasi dan melakukan evaluasi.