500 Lowongan Kerja dalam Satu Hari, UMSU Job Fair ke-10 Antarkan Alumni dengan Dunia Industri
Medan – Auditorium Kampus UMSU Jalan Muchtar Basri No. 3 dipenuhi ratusan pencari kerja pada Kamis (27/11). Mereka datang untuk mengikuti UMSU Job Fair 2025 yang tahun ini menginjak edisi ke-10. Kegiatan tahunan yang digelar Career Development and Alumni Center (CDAC) UMSU ini menghadirkan 27 perusahaan mitra dengan total 500 lowongan kerja yang siap diisi.
Bukan sekadar job fair biasa, acara ini dikemas meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan: career talk untuk membekali peserta dengan wawasan dunia kerja, rekrutmen dan seleksi langsung, psikotes gratis, konsultasi persiapan karir dan magang, kompetisi UMSU To Bready, hingga penampilan musik akustik untuk mencairkan suasana.
Wakil Rektor I UMSU, Prof. Dr. Muhammad Arifin, M.HUm yang membuka acara langsung menyentil realitas keras dunia kerja saat ini. “Setiap tahunnya, lulusan perguruan tinggi di Indonesia mencapai satu juta orang, sementara jumlah perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja itu terbatas. Karena itu seleksi menjadi ketat, dan dibutuhkan kompetensi yang kuat untuk bersaing,” katanya blak-blakan.
Angka satu juta lulusan per tahun itu bukan main-main. Artinya, setiap fresh graduate harus bersaing dengan ratusan ribu kandidat lain untuk mendapatkan posisi yang sama. Di sinilah Job Fair menjadi penting, bukan hanya sebagai tempat bertemu perusahaan, tapi juga sebagai arena untuk menunjukkan kompetensi secara langsung.
Prof. Arifin juga menekankan bahwa keberhasilan alumni dalam mendapatkan pekerjaan bukan cuma soal prestasi individu, tapi juga menjadi indikator penting untuk akreditasi kampus. “Bagi UMSU ini sangat penting karena indikator akreditasi kampus terlihat dari bagaimana pertumbuhan alumni di dunia kerja,” jelasnya.
Dia bahkan menyinggung pencapaian UMSU yang masuk QS Ranking 2026 di peringkat 445 Asia. “Alhamdulillah, UMSU dalam QS Ranking 2026 berada di peringkat 445 di Asia. Mudah-mudahan kegiatan tahunan ini semakin sukses ke depannya.”
Ketua CDAC, Sukma Lesmana, S.E., M.Si menjelaskan bahwa Job Fair tahun ini tidak eksklusif hanya untuk alumni UMSU. “Kegiatan ini dibuka secara umum dan dilakukan setiap tahun,” tegasnya. Keputusan membuka untuk umum ini strategis semakin banyak peserta berkualitas, semakin besar peluang perusahaan mendapatkan kandidat terbaik.
Yang menarik, Job Fair kali ini tidak hanya soal rekrutmen. Ada layanan konsultasi karir khusus untuk fresh graduate yang masih bingung harus mulai dari mana. Ada juga kompetisi UMSU Talent Job Ready sebuah ajang untuk mengukur sejauh mana kesiapan mahasiswa UMSU memasuki dunia kerja.
“Selain rekrutmen, ada konsultasi karir untuk fresh graduate, juga kompetisi UMSU Talent Job Ready untuk mengetahui sejauh mana persiapan mahasiswa UMSU untuk bekerja,” jelas Sukma.
Harapannya sederhana tapi penting: para mitra dan perusahaan bisa melayani para pelamar dengan baik. Tujuan akhirnya tentu mempertemukan lulusan dengan perusahaan yang tepat.
Dari sisi perusahaan, Job Fair ini juga sangat menguntungkan. Surya Andika, perwakilan dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM), menyatakan bahwa mereka punya kebutuhan karyawan yang cukup besar. “Kami memiliki kebutuhan karyawan yang cukup besar dan semoga dengan adanya Job Fair ini kita bisa bersinergi dengan calon tenaga kerja yang sesuai kualifikasi,” ujarnya. Baginya, Job Fair adalah cara paling efisien untuk bertemu langsung dengan banyak kandidat dalam satu waktu. “Mudah-mudahan Job Fair ini dapat menghubungkan kami dengan talenta terbaik,” tambahnya optimis.
Pernyataan ini penting untuk digarisbawahi, perusahaan tidak sekadar membuka lowongan, tapi aktif mencari talenta terbaik. Artinya, peluang ada, tinggal bagaimana kandidat mempersiapkan diri dengan baik.
UMSU Job Fair 2025 bukan sekadar acara seremonial tahunan. Di tengah kondisi yang tidak mudah, keputusan untuk tetap melaksanakan Job Fair menunjukkan komitmen CDAC untuk tidak membiarkan momentum ini terlewat. Ini adalah upaya konkret untuk menjembatani gap antara dunia kampus dan dunia industri, meskipun dalam situasi yang penuh tantangan.
Dengan 27 perusahaan dan 500 lowongan kerja yang tetap tersedia, Job Fair tahun ini tetap membuka peluang bukan hanya bagi alumni UMSU, tapi juga masyarakat umum yang sedang mencari pekerjaan. Yang terpenting adalah bahwa kesempatan ini tidak hilang, meskipun situasinya tidak semeriah biasanya.
Seperti kata Prof. Arifin di awal, persaingan memang ketat, tapi dengan kompetensi yang kuat, peluang selalu terbuka. Dan CDAC memastikan bahwa pintu peluang itu tetap terbuka, bahkan dalam kondisi yang sulit sekalipun.
oleh : Fizna Adn
